Pemberitahuan Medis Penting: Platform DrSymptoms adalah alat bantu edukasi kesehatan umum. Konten, kalkulator, dan panduan gejala tidak dimaksudkan sebagai diagnosis medis, rekomendasi pengobatan, atau pengganti nasihat dokter profesional. Selalu konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga medis berlisensi.

Sariawan (Stomatitis Aftosa)

Sariawan (stomatitis aftosa / canker sores / mouth ulcers) adalah luka kecil berbentuk bulat atau oval dengan bagian tengah berwarna putih atau kekuningan dan tepi kemerahan meradang di dalam rongga mulut (seperti di pipi bagian dalam, bibir, bawah lidah, atau gusi).

Bagaimana Gejala Ini Biasanya Terasa:

Sensasi perih tajam menyengat saat makan makanan asin, asam, atau pedas, rasa nyeri saat mengunyah dan berbicara, serta rasa mengganjal di dalam mulut.

⚠️ Tanda Bahaya Darurat (Urgent Red Flags)

Segera hubungi nomor darurat (112 / 119) atau datangi IGD terdekat jika Anda mengalami salah satu dari gejala berikut:

  • Luka sariawan yang tidak kunjung sembuh setelah lebih dari 3 minggu berturut-turut (SKRINING KANKER RONGGA MULUT / KANKER LIDAH — SEGERA KE DOKTER GIGI/THT).
  • Luka sariawan berukuran sangat besar (> 1 cm), tepi mengeras menonjol, dan tidak terasa nyeri sama sekali.
  • Sariawan dalam jumlah sangat banyak di seluruh rongga mulut disertai demam tinggi dan kesulitan menelan air minum.
  • Luka sariawan di mulut yang disertai luka borok serupa di area kelamin (skrining penyakit Behçet).
  • Muncul benjolan keras yang membesar di kelenjar getah bening leher.

Kemungkinan Penyebab Umum

Trauma Fisik Ringan pada Mukosa Mulut

Tergigit secara tidak sengaja saat mengunyah, goresan kawat gigi (behel), atau gesekan bulu sikat gigi yang terlalu keras.

Mengapa cocok: Luka sariawan tunggal muncul 1–2 hari setelah terjadi luka gigitan kecil di bibir atau pipi dalam.
Kapan ke dokter: Gunakan lilin ortodontik (orthodontic wax) untuk behel dan sikat gigi lembut. Sembuh spontan dalam 7–10 hari.

Defisiensi Nutrisi Mikronutrien

Kekurangan asupan vitamin B12, asam folat, zat besi, atau zinc yang dibutuhkan untuk regenerasi sel epitel mukosa.

Mengapa cocok: Sariawan sering kambuh berulang beberapa kali dalam sebulan tanpa riwayat trauma fisik yang jelas.
Kapan ke dokter: Tingkatkan konsumsi sayuran hijau, telur, dan daging, atau periksakan kadar vitamin darah.

Stres Mental & Perubahan Hormonal

Penurunan imunitas lokal rongga mulut saat mengalami kelelahan mental atau menjelang siklus menstruasi pada wanita.

Mengapa cocok: Sariawan muncul bersamaan dengan jadwal kerja padat atau kurang tidur malam.
Kapan ke dokter: Terapkan istirahat cukup dan jaga kebersihan rongga mulut.

Tips Pemantauan & Perawatan Mandiri

  • Berkumur dengan larutan air garam hangat (1/2 sendok teh garam dalam 1 gelas air hangat) 3 kali sehari untuk membersihkan luka dan meredakan perih.
  • Hindari makanan yang memicu iritasi seperti keripik tajam, makanan sangat pedas, buah asam (jeruk nipis, nanas), dan minuman bersoda.
  • Oleskan gel pelindung mukosa mulut atau madu murni secara perlahan pada luka sariawan sebelum makan.

Pertanyaan yang Perlu Diajukan ke Dokter

  • Apakah sariawan berulang saya berkaitan dengan defisiensi vitamin atau gangguan sistem imun?
  • Obat oles anti-inflamasi topikal (seperti triamcinolone acetonide in orabase) apa yang paling tepat untuk luka saya?
  • Apakah luka sariawan ini memerlukan tindakan biopsi untuk memastikan keamanannya?