Pemberitahuan Medis Penting: Platform DrSymptoms adalah alat bantu edukasi kesehatan umum. Konten, kalkulator, dan panduan gejala tidak dimaksudkan sebagai diagnosis medis, rekomendasi pengobatan, atau pengganti nasihat dokter profesional. Selalu konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga medis berlisensi.
Tanda Bahaya Darurat Medis (Red Flags): Jika Anda mengalami gejala berat di bawah ini, segera hubungi Layanan Darurat Medis Indonesia (112 atau 119 / 118) atau kunjungi IGD terdekat:
  • Osmolalitas serum > 320 mOsm/kg dengan koma atau kejang (Status Hiperosmolar Kritis – IGD Segera).

Kalkulator Osmolalitas Serum & Osmolar Gap

Estimasi osmolalitas serum darah berdasarkan kadar natrium, glukosa, dan BUN untuk evaluasi dehidrasi, status hiperosmolar, dan skrining toksisitas.

Kegunaan Klinis Pemeriksaan Osmolalitas

Membantu membedakan diabetes insipidus, SIADH, dehidrasi hipertonik, sindrom hiperglikemik hiperosmolar (HHS), serta mendeteksi konsumsi zat racun (alkohol toksik seperti metanol atau etilen glikol).

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Rentang osmolalitas serum normal adalah 275 hingga 295 mOsm/kg. Nilai di atas 300 mOsm/kg menandakan kondisi hipertonik / dehidrasi seluler berat.

Osmolalitas Terhitung = 2 × Na + (Glukosa / 18) + (BUN / 2,8).

Penafian Medis & Petunjuk Keselamatan

Kalkulator ini disediakan hanya untuk tujuan edukasi dan panduan umum berdasarkan formula ilmiah standar internasional. Hasil evaluasi tidak menggantikan konsultasi langsung, diagnosis, atau pemeriksaan klinis oleh dokter. Dalam kondisi gawat darurat medis, segera hubungi 112 atau 119/118.