Pemberitahuan Medis Penting: Platform DrSymptoms adalah alat bantu edukasi kesehatan umum. Konten, kalkulator, dan panduan gejala tidak dimaksudkan sebagai diagnosis medis, rekomendasi pengobatan, atau pengganti nasihat dokter profesional. Selalu konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga medis berlisensi.

Sakit Gigi

Sakit gigi adalah rasa nyeri berdenyut, ngilu tajam, atau ngilu konstan di sekitar gigi atau rahang. Sebagian besar sakit gigi disebabkan oleh masalah pada gigi atau gusi, seperti kerusakan enamel gigi (karies), peradangan saraf pulpa gigi (pulpitis), atau penumpukan nanah akibat infeksi bakteri (abses gigi).

Bagaimana Gejala Ini Biasanya Terasa:

Gigi terasa ngilu menusuk saat terkena makanan/minuman dingin, manis, atau panas; nyeri berdenyut konstan yang menjalar ke telinga atau pelipis; dan rasa sakit tajam saat gigi dipakai mengunyah.

⚠️ Tanda Bahaya Darurat (Urgent Red Flags)

Segera hubungi nomor darurat (112 / 119) atau datangi IGD terdekat jika Anda mengalami salah satu dari gejala berikut:

  • Pembengkakan hebat pada pipi, gusi, atau rahang bawah yang meluas ke leher atau di bawah lidah (RISIKO ABSES GIGI MENYEBAR / ANGINA LUDWIG — SEGERA KE IGD / DOKTER GIGI).
  • Sakit gigi disertai kesulitan menelan air liur atau kesulitan membuka mulut (trismus) dan kesulitan bernapas.
  • Sakit gigi disertai demam tinggi dan menggigil.
  • Sakit gigi yang muncul setelah trauma benturan keras pada rahang atau gigi patah hingga ke akar.
  • Mati rasa di area bibir bawah atau dagu.

Kemungkinan Penyebab Umum

Gigi Berlubang (Karies Gigi) & Pulpitis

Bakteri mulut mengikis lapisan enamel hingga mencapai jaringan saraf pulpa gigi yang sensitif.

Mengapa cocok: Nyeri tajam saat makanan masuk ke lubang gigi dan nyeri berdenyut spontan di malam hari.
Kapan ke dokter: Segera buat janji dengan dokter gigi untuk penambalan atau perawatan saluran akar.

Gigi Sensitif (Dentis Hipersensitif)

Lapisan dentin terbuka akibat enamel terkikis atau gusi yang menyusut.

Mengapa cocok: Ngilu tajam singkat dan mendadak saat minum es, air hangat, atau menyikat gigi.
Kapan ke dokter: Gunakan pasta gigi khusus gigi sensitif dan sikat gigi berbulu ekstra lembut.

Impaksi Gigi Bungsu (Gigi Geraham Molar Ketiga)

Gigi geraham bungsu tumbuh miring atau terhalang gusi sehingga menekan gigi tetangga.

Mengapa cocok: Nyeri dan bengkak di sudut paling belakang rahang, gusi belakang terasa mengganjal.
Kapan ke dokter: Periksakan ke dokter gigi untuk evaluasi rontgen panoramik gigi.

Tips Pemantauan & Perawatan Mandiri

  • Kumur dengan air garam hangat (1/2 sendok teh garam dalam segelas air hangat) untuk meredakan peradangan gusi.
  • Hindari makanan dan minuman yang terlalu dingin, panas, asam, atau manis.
  • Gunakan benang gigi (dental floss) secara perlahan untuk membersihkan sisa makanan yang terselip di sela gigi.

Pertanyaan yang Perlu Diajukan ke Dokter

  • Apakah saraf gigi saya masih dapat dipertahankan atau memerlukan perawatan saluran akar (root canal)?
  • Apakah gigi bungsu saya perlu dicabut (odontektomi)?
  • Langkah apa yang perlu dilakukan untuk mencegah gigi lain berlubang?